Latest Entries »

Recipe of life


I wish there was a cookbook for life,
you know?

With the recipes
telling us exactly what to do.

I know. I know. You're gonna say,
"How else can we learn, Kate?"

No. Actually, I wasn't gonna say that.

- You wanna guess again?
- Oh, no, go ahead.

What I was gonna say was
you know better than anyone.

It's the recipes you create
yourself that are the best.

kutipan dari “No Reservation”

 

satu kutipan favorit ane. well,  life is full of mystery…kita tidak bisa menebak jalan mana yang akan kita tempuh, meski kita sudah menentukan tujuan, tidak selamanya berada pada jalan tercepat menuju tujuan tersebut, mungkin jalan yang kita tempuh membelok menuju area yang tidak kita inginkan, terjebak dijalan buntu dan harus mundur, lalu mencari jalan lain. tapi semuanya memberikan pengalaman yang baru.  saat Kate mengucapkan keinginannya memiliki resep kehidupan, ane sedikit tersentak juga sih, mungkin semua orang (termasuk ane)  juga ingin memiliki resep tersebut, dengan cara yang benar sesuai resep, mungkin kita mendapatkan kebahagian, kesejahteraan atau apapun keinginan mereka, tanpa harus melakukan kesalahan. Seperti memasak mengikuti resep, tambahkan ini, itu, dimasak sesuai waktu yang ditentukan  and ..TING…voila, your dream before your own eyes!!

Sayangnya, gak semudah itu…ane selalu berpikir hidup penuh kemungkinan, baik atau buruk. ada orang yang penuh percaya diri dalam menentukan hidupnya, ada yang ragu-ragu, ada yang mengalir begitu saja. Dan mungkin ane adalah orang yang tidak gampang mengambil keputusan bila ada resiko disana. bodohnya, kadang ane gak sadar bahwa setiap keputusan selalu ada resiko, mungkin itu juga alasan hidup ane hampir stagnan, bergerak terlalu pelan. 

Dan bila, segala macam tindakan atau keputusan yang kita buat adalah bagian dari resep kehidupan kita, mungkin saatnya kita membuat resep yang terbaik buat kita sendiri, tanpa harus mencontek orang lain…karena gak semua orang suka gado-gado kuah kare, karena gak semua orang suka donat asam manis, karena gak semua orang suka teh susu anget, karena gak semua orang ingin menulis resep yang sama dengan kita.

I guess I have to create a better recipe for my own life 🙂

Advertisements

ruang kosong


apakah masih bisa kuingat tatapan lembut matamu?

saat sentuhan terbentuk

melepas jiwa, menuju angkasa

tapak kaki tak menjejak bumi

 

apakah masih bisa kuingat sentuhan bibirmu?

saat mengecup

sayapku mengembang, beradu dengan desiran cinta

melempar raga ke ujung dunia

 

apakah masih bisa kuingat sentuhanmu

menari-nari diatas kulit

menghangatkan jiwa, melepas asa

menjadi nyata

 

bilakah kau kembali?

telah kau tinggalkan ruangan kosong

tak terkunci, tak terisi

bilakah kau kembali?

 


Beberapa minggu terakhir, ada beberapa hal yang berada dipikiran Noe. Mungkin yang paling mengambil porsi paling besar adalah Relationship atau hubungan. Sejak jaman baheula, hubungan antara manusia (baik teman, saudara, keluarga) Noe dengan kerabat-kerabat  Noe selalu berada di titik rendah (4-5 bila dirating 1-10) yaa, mungkin itu ada yang ada dipikiran Noe. Noe sendiri sadar, Noe bukan manusia sosial yang baik (dikarenakan Noe orang yang tertutup). Bukan orang yang “rame”, cenderung diam, dan “membosankan” (salah satu temen Noe yang bilang gitu). Ada satu kebiasaan Noe (yang Noe tidak sadari) yaitu ngomong apa adanya, dan kadang “terlalu” pingin tau (soalnya Noe rada “bego” dan gak mau ambil kesimpulan sepihak) sehingga (kayanya) membuat lawan bicara mungkin jadi agak gak nyaman. Malah kadang ngeluarin kalimat-kalimat “sarkasme” (secara gak sadar juga ha ha ha ha ha ha ha….). Nah, ada satu cerita dimana Noe ketemu ama temen, dan habis ketemuan, dia sms. dalam rentang 10 jam, Noe gak jawab (karena bukan gak mau bales, tapi karena gak tau dan ketiduran) dan temen Noe kesal, dan bilang gak mau ketemu lagi ama Noe (nah loh). Kebiasaan Noe dari dulu sampe sekarang adalah setting “silent” di Hape, gak tau kenapa lebih seneng disetting kaya gitu (gak pengen diganggu?? mungkin juga sih, maklum om…ane kan introvert, tapi bukan berarti gak mau bales) ada untungnya juga kalo disilent, kalo lagi kerja gitu kan lebih fokus dan gak ada yang ganggu (ane kan lagi kerja, gak maen-maen). Untungnya setelah beberapa kali di sms, si temen udah bisa ngerti (mungkin…:P). Cuma yaa, itu kok bisa ngambil keputusan sepihak, tanpa melihat alasan dari Noe :(. Noe sudah beberapa kali ngalamin kejadian kaya gini, and …seriously, it is irritating and drain too much energy just thinking of it. Another example, mungkin saking pasifnya, Noe lebih suka mendengar, dan jarang memberi “feedback”, soalnya kadang I am Blank….bingung mo ngomong apaan?? akhirnya cuma yaa bilang “oooh”, pengen bales pun, bingung mo ngomong apaan. It doesn’t mean i don’t want to say anything, but I am speechless. Bila pada akhirnya si lawan bicara nggondok, Noe malah bingung.

nah, apa hubungannya ama Sheldon Cooper? yah bisa jadi Noe seperti si Sheldon, lack of social interaction make Noe seems “weird” (in the point of view other persons).  Tapi Noe mungkin gak se-nerd sheldon ha ha ha ha ha ha….but i always thought that I have part of Sheldon in me. Noe punya “bakat” bikin orang lain “feel irritated”. Kadang kalo chat ama temen, “mungkin saking jujurnya” Noe, lawan bicara jadi menjauh dari Noe (kayanya…. seriously I can’t read your mind, my friend). so, what is wrong for being honest? I just want to be myself, not to cover myself with any bullshit….ah sorry, for the rude language, I feel irritated actually).  Just asking, what is the point if you build relationship in a fragile foundation, covered with lies. Is that everyone or you wish?? I don’t intend to know a 100% of you, there is a part which you want to hold for yourself and seriously, I don’t intend to know and will use that for use it to revenge you (seriously, it is not me). Ada juga yang minder temenan trus tiba2 ngilang tanpa sebab, remove Noe dari friendlistnya (seriously, that what makes me irritated…). Rasanya jadi orang bego yak, tanpa ada alasan yang jelas diremove…-_-. without even say good bye, capek yaa, pakdhe…tiba-tiba main putus aja……<_<

Aaaaarghhh…cukup, cukup,…..ane jadi tambah es moni kalo mikirin masalah hubungan kaya gini. bikin tambah pusing, dan gak jelas…….

H.I.V


16 maret 2012

Hari jumat biasa, mendung dan sedikit gerimis. Ino duduk di rumah sakit menunggu taksi (jangan bayangkan taksi di Jayapura itu berbentuk sedan, dengan sopir berseragam. Taksi di Papua berupa angkutan umum biasa, hanya saja orang di Papua menyebutnya taksi). Seorang tentara mondar-mandir setelah memarkir ambulan tepat didepan pintu. Sepertinya sibuk dengan satu urusan, tak lama seorang pasien, duduk dikursi roda, dibawa masuk ke ambulan. Badannya kurus, legam, tak bersemangat, tonjolan tulang di bahunya terlihat jelas. seorang Ibu yang hamil tua dan 2 orang anak laki-laki dan seorang anak perempuan  Ino menebak kalau si pasien terkena penyakit paru-paru atau AIDS. Setelah berbaring didalam ambulan, 2 pasien lagi  masuk kedalam ambulan. Rupanya si pasien akan dibawa ke rumah sakit Dok II. Sempat si tentara berdiskusi dengan dokter masalah jamur di mulut si pasien, dan dokter menyarankan obat (yang Ino tidak tau obat apa).

Setelah ambulan pergi, seorang pegawai rumah sakit, yang membantu si Pasien mengatakan kalau mereka adalah ODHA dan mereka adalah anggota TNI.

Rasanya sedikit aneh (menurut Ino) bila seseorang tentara mengidap AIDS, Dengan disiplin yang sangat tinggi, masih saja ada yang melanggar aturan. Yang ada dipikiran Ino adalah sang pasien pasti terinfeksi melalui hubungan seks yang tidak aman (di Papua, penyebaran HIV paling banyak melalui hubungan seks yang tidak aman, dan seringnya seseorang berganti-ganti pasangan mempercepat penyebaran si virus, dan sepertinya penyebaran melalui narkotika jumlahnya lebih sedikit). Efeknya bukan hanya pada si pasien, istri dan anak pun terkena imbasnya (Istri si pasien sedang hamil dan anaknya yang kedua terinfeksi, itu menurut perkataan si pegawai. sementara, si anak perempuan, ibunya yang menjadi ODHA). rasanya sudah jelas, HIV bisa menular kesiapa saja (tidak perlu Ino katakan lagi bukan? toh bagi yang tau pasti mengerti HIV itu seperti apa.

saat ambulan pulang, si pasien terbaring, menatap Ino.

Pemandangan yang menyedihkan…………………..

 

Selamat Tinggal, Sahabat


SELAMAT TINGGAL, SAHABAT

Hari ini

Mendung menggamit kabar

Kabar penuh tangis

Seperti hujan disiang ini

Sahabatku

Hari ini kau tinggalkan kami

Dengan sesal, kulepas kepergianmu

Jadikan hari ini, hari yang kubenci

Sahabatku

Seribu sesal menghampiriku

Melewatkan saat-saat bahagia dan tawa

Tak tergapai tangan, bila tangis diujung mata

Sahabatku

Beribu amarah menerjangku

Marah karena Dia tak adil!

Mengambilmu meski kami masih butuh kamu

Menjemputmu tanpa ku tahu

Sahabatku

Aku terpaksa meski hati tak rela

Melepas dirimu, melambaikan salam terakhir

Tanpa bisa memeluk dirimu

Selamat tinggal, Sahabatku

Surabaya, April 14 2011

A Monster Called Life


the monsterby `suzi9mm

 

 

A Monster Called Life

 

Father provides me wings

Yet, I soaked it on dust

I’m sorry father, I don’t need to fly

 

Mother gives me shield

Yet, I trade it with box

I’m sorry mother, I need box to hide myself

 

Teacher awards  me a whip

Yet I pick a sword

I’m sorry sir, I can’t tame it

 

Priest bless me  a torch

Yet I discard it

I’m sorry father, I only need candle

 

Today

A monter called life devour me

I hid myself in the box

Light on the candle

And say

Thank you for everything

 

Surabaya, march 13 2011

Dialog Senggama


Liens.by ~Hi-Kea

 

Dialog Senggama

Sebelum senggama

Terdiam, tanpa kata

Menerawang bumi

Tahu

Aku hanya onggokan daging

Kelak terlupa

 

Sesudahnya

Aku bermimpi

Dengan Lelah

Dengan tulang, tanpa tenaga

Meramu kenikmatan yang tertinggal

Dalam jasad lemah

 

Saat senggama

Untuk apa aku ceritakan?

Kami menanggalkan kulit

Menggeliat

Menari memuja tubuh

 

Ah, tak perlu kuceritakan

 

Surabaya,  march 2011

Ijinkan aku mengenalmu


seperatedby ~real-creative

 

Ijinkan aku mengenalmu


Ijinkan aku mengenalmu

Sebelum salju menipis

Sebelum ajal menjemput

Sebelum ada isak tangis

 

Bila senyum terkembang

Aku tahu

Nafas tak surut

Tak letih menopang hidup

 

Saat kau balikkan punggung

Semua tahu

Aku tahu, kaupun tahu

Jabat tangan telah lepas

 

Kelak kita bertemu

Dirumah Abadi

Waktu tak terbeli

Karena kita telah membunuhnya

 

Surabaya, march 29 2011

Bulan Jingga Di Sabtu Pagi


 

Harvest Moonby =boodie

 

 

Bulan Jingga Di Sabtu Pagi

 

Bulan jingga di Sabtu pagi

Marahkah kamu?

Benci meninggalkan malam

Atau ragu bilamana menjemput tidurmu

 

Tepi langit semerah hati

Apakah itu tanda gerammu?

Muak bila karam

Atau takut bila aku mengabaikanmu

 

Bulan jingga di Sabtu pagi

Gairahku ingin memelukmu

Lekas kembali bila kelam

Atau aku akan tersedu

 

Tepi langit semerah hati

Aku telanjang tanpamu

Apakah aku harus menerkam

Atau aku melupakanmu

Surabaya, march 19 2011

Masquerade Party




Hold Onby *littlemisslove

 

 

Masquerade Party

 

Starless night has come

Alone, I’m travelling through crowd

Wearing a glimmering mask

They mocking

 

Their glance undress me

As if force me to striptease

On this rusty pole

I bleed myself, as they sniggering

 

I’d rather die this way

Instead wearing your shiny mask

I’d rather bleed myself

Instead smearing my lips with crimson lipstick

 

Starless night has come

With you, I’m travelling through crowd

Wearing a glimmering mask

They stare at me

 

Stay beside me

Cover me with your skin

Masking me with your smile

Filling me with happiness

 

I’d rather die this way

With you in my arm

I’d rather bleed myself

If I lose you

 

Starless night has come

With you, I’m travelling through crowd

Wearing a glimmering mask, they stare at me

And I don’t give a DAMN